Hadapi Musuh Skripsimu!!!

Mengutip perkataan dosen pembimbing saya, Abd. Ghofur, M. Pd., bahwasanya

“skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai dan siap diujikan”.

Namun menyelesaikan skripsi bukanlah semudah kita mengedipkan mata. Terdapat banyak sekali aral melintang dalam perjalanan seorang mahasiswa saat menyelesaikan skripsi.
Mengadopsi pengalaman diri sendiri dan sahabat-sahabat di sekitar saya, ini dia beberapa kandala (sekaligus pemecahannya) yang biasa terjadi saat seseorang sedang menggarap skripsi. Kali ini saya akan membahas ‘hanya’ kendala yang datang dari diri sendiri alias kendala internal.

  • Kendala #1: MALAS
Ya, rasa malas memang virus paling berbahaya bagi manusia. Selain bisa menumpulkan kreatifitas, rasa malas juga terbukti dapat membunuh produktifitas seseorang. Rasa malas muncul karena kurangnya motivasi diri. Solusinya,
  • Teruslah mencari ‘alasan’ paling pas yang membuat anda WAJIB menyelesaikan skripsi anda. Ketika motivasi meningkat, kinerja akan maksimal. Motivasi perlu ditumbuhkan, dirawat baik-baik dan dipertahankan kualitasnya secara maksimal. Tampilkan motivasi tersebut di wallpaper laptop, dinding kamar, atau tempat-tempat yang mudah anda lihat. Bisa berupa foto, kata-kata bijak, bahkan deadline akhir skripsi anda.
  • Atur kamar/tempat anda mengetik senyaman mungkin yang dapat meningkatkan mood anda saat menulis skripsi. Tidak dapat dipungkiri, suasana hati dapat menentukan semangat anda dalam mengerjakan skripsi.
  • Lakukan stretching (peregangan) sebagai jeda saat anda mengetik. Carilah udara terbuka yang membuat anda dapat menghirup udara dengan baik.
  • Alihkan tatapan anda dari layar computer/laptop selama beberapa saat agar mata anda tidak terlalu lelah. Jika mata lelah, biasanya akan mempengaruhi kondisi tubuh sehingga akan menimbulkan rasa malas.
  • Kendala #2: PENUNDAAN
Virus paling berbahaya selanjutnya adalah menunda-nunda. Dibanding mencari alasan untuk menghilangkan sifat menunda, beberapa orang biasanya cenderung mencari alasan untuk membenarkan penundaan. Misalnya, “Ah, nanti saja aku kerjakan. Toh, hanya tinggal sekian dan sekian paragraf saja.” Atau, “Aku lagi gak konsen, nanti saja, lah.” Dan lain sebagainya. Saran saya,

  1. Buat jadwal dan tepati! Jadwal itu bisa berisi deadline pengerjaan masing-masing bab, deadline revisi, jadwal bimbingan rutin, jadwal observasi, jadwal wawancara, jadwal mencari referensi dan jadwal-jadwal lain yang berhubungan dengan skripsi anda.Thesis Schedule
  2. Jadwal tersebut dibuat dalam bentuk print out dan di tempel di tempat yang mudah terlihat dengan font dan warna yang eye catching. Jangan lupa, buat kopiannya untuk dijadikan wallpaper computer/laptop.
  3. Gunakan jasa reminder dari ponsel dengan alarm.
  4. Mintalah keluarga, teman, pembimbing, ibu kos atau siapapun untuk mengingatkan secara rutin tentang penggarapan skripsi anda. Kalau perlu, tunjukkan jadwal deadline skripsi anda kepada mereka agar mereka dapat ikut membantu untuk mengingatkan.
  5. Buat to do lists dan beri kolom centang. Jika anda menunda-nunda, akan semakin banyak tugas yang belum anda centang, sehingga hal itu akan menjadi bukti konkret bahwa anda terlihat belum melakukan apa-apa.
  6. Buat kalender khusus bulan-bulan genting.

My Thesis Calendar

  • Kendala #3: MANDEG
Ketika langkah kita terhenti di tengah perjalanan atau proses, kita biasanya akan mandeg. Kendala ini muncul karena banyak faktor. Bisa karena malas, bingung, ragu-ragu dan lain sebagainya. Solusinya, cari faktor penyebab mandeg ini, lalu segera selesaikan dan jangan dibiarkan berlarut-larut hingga anda tenggelam dalam stagnansi yang parah. Bisa lakukan pencegahan dengan cara yang sudah dipaparkan pada kesalahan #1. Intinya, jika anda merasa sudah mulai ‘sakit’, segeralah cari ‘obat’.
  • Kendala #4: MEREMEHKAN
Banyak yang punya kebiasaan suka meremehkan. Akibatnya, hal-hal yang harus dilakukannya menjadi tertunda. Menulis skripsi memang menuntut komitmen kuat dari sang penulis. Komitmen untuk tetap fighting dalam kondisi apapun. Nyatanya, meremehkan sesuatu akan membuat seseorang merasa enteng dan berbuat seenaknya sendiri. Saran saya, melihatlah ke atas. Kepada mereka yang berkomitmen dengan janji mereka sendiri untuk menyelesaikan skripsi. Tidak peduli apakah mereka tidak pandai, tidak kaya, tidak memiliki media tulis, dan seabreg kendala lainnya, namun mereka menunjukkan tekad yang besar untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Lihatlah, betapa sesungguhnya anda tidak pantas meremehkan apa-apa.
  • Kendala #5: TIDAK FOKUS
Mengerjakan skripsi butuh keseriusan namun harus dihadapi dengan santai. Seseorang mungkin sedang didera persoalan lain saat menyelesaikan skripsi sehingga membuatnya tidak fokus. Persoalan mendasar dan paling berefek biasanya persoalan-persoalan yang menyangkut kestabilan emosi dan kejiwaan seseorang. Kondisi emosi yang tidak stabil akan berpengaruh buruk terhadap mood dan tingkah laku. Seseorang yang sedang frustasi tidak mungkin dituntut untuk menyelesaikan skripsi. Oleh karena itu, pahami gejala-gejala yang timbul akibat perubahan kejiwaan tersebut. Untuk menjaga diri tetap fokus, lakukan shalat khusyu dan doa-doa kecil yang berkesinambungan. Tindakan spiritual seseorang terbukti dapat berpengaruh terhadap kondisi pikiran dan tubuh. Jika mungkin, selipkan meditasi atau yoga ringan di sela-sela aktivitas mengetik untuk mengembalikan pikiran yang tidak fokus. 

  • Kendala #6: NGOYO
Saat dihadapkan dengan deadline yang semakin dekat, biasanya mahasiswa mulai menggunakan Kepepet power. Artinya, karena sudah kepepet, mau tidak mau tumpukan tugas harus diselesaikan saat itu juga. Akibatnya, tubuh dikorbankan dengan memforsir tenaga hingga kesehatan menurun. Terlalu semangat juga bisa menyebabkan seseorang menjadi sangat ngoyo dalam mengerjakan skripsi. Ini berlebihan. Tubuh kita juga membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar kesehatannya tidak terganggu. Lebih baik gunakan pemecahan seperti pada kesalahan #2. Jika kegiatan menulis skripsi sudah tersusun dengan baik, tubuh anda tidak akan terdzalimi karena anda menggunakan jam istirahat untuk bekerja keras.
  • Kendala #7: PESIMIS DAN TAKUT
Sikap pesimis atau takut bisa menjadi kendala bagi mereka yang sedang mengerjakan skripsi. Keduanya sama-sama berperan untuk membuat anda mandeg. Sebaiknya berkonsultasilah dengan orang-orang yang dapat membuat anda menjadi optimis dan kembali bergairah. Yakinlah bahwa andapun bisa melakukan apa yang sudah dilakukan banyak orang. Pikirkan hanya yang baik. Jika terantuk dengan keraguan, datangilah dosen pembimbing anda segara.Sementara, itu saja yang dapat saya lihat dari kendala internal saat menulis skripsi. Hal-hal lain bisa anda tambahkan di kolom komentar. Kendala eksternal akan saya susulkan dalam postingan berikutnya. Terimakasih.
Wassalam…
Advertisements

About lizgwee

Tidak terlalu baik, hanya saja tidak buruk :D

Posted on October 5, 2013, in KULIAH and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: